Jakarta, Mambruks.Com – Nasser Al-Khater, kepala proyek Piala Dunia Qatar 2022, memberikan pesannya kepada komunitas LGBTQ+ satu bulan sebelum turnamen dimulai terkait masalah kontroversial.
Mengutip Marca, pesan tersebut diberikan saat wawancara kepada Sky Sports satu bulan sebelum dimulainya Piala Dunia.
Artikel Terkait:
Amerika Serikat Gunakan Bendera LGBTQ di Piala Dunia Qatar 2022? Tapi…
Al-Khater mengirimkan pesan kepastian bagi komunitas LGBTQ+.
“Semua orang akan merasa aman di Qatar,” kata Al-Khater.
“Kami selalu mengatakan bahwa semua orang diterima di sini. Yang kami minta adalah rasa hormat terhadap budaya kami,” jawab Nasser Al-Khater dalam wawancara ketika ditanya apakah penggemar akan diizinkan membawa bendera pelangi di jalanan.
Wartawan itu ingin menyelidiki lebih lanjut dan memintanya untuk mengirim pesan ke kelompok LGBTQ+.
“Semua orang diterima di sini dan semua orang akan merasa aman di Qatar,” Al-Khater menekankan.
Artikel Menarik:
Inilah Skuad Amerika Serikat di Piala Dunia Qatar 2022: Pulisic Andalan Tim Paman Sam
“Apakah itu termasuk penggemar gay jika mereka berpegangan tangan di depan umum, apakah tidak apa-apa?” lanjut wartawan itu. “Ya,” Al-Khater meyakinkan.
Dengan ini, organisasi ingin mengirim pesan kepastian ketika Piala Dunia sudah dekat.
Piala Dunia akan dimulai pada 20 November dengan pertandingan pembuka antara Qatar dan Ekuador.