Jakarta, Mambruks.Com – Chelsea memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan di babak kedua saat tertingal 1-0 atas Dinamo Zagreb, tetapi dianulir oleh sistem VAR semi-otomatis baru.
Dengan itu, sistem VAR Semi-otomatis baru terlihat digunakan untuk pertama kalinya.
Ben Chilwell terlihat dalam posisi offside sebelum ia memberikan umpan kepada Pierre-Emerick Aubameyang untuk memasukkan bola ke tiang jauh.
Selebrasi sang striker terhenti sesaat sebelum turun minum setelah asisten wasit mengangkat benderanya.

A fascinating first look at the Semi-Automated Offside Technology in the Champions League. This should cut VAR offside checks down to 25 seconds and clearly show fans the offside via a 3D animation.
Do you like it? pic.twitter.com/M5p27qBcRN
— BeanymanSports (@BeanymanSports) September 6, 2022
Keputusan itu dikonfirmasi oleh ‘offside semi-otomatis baru’ yang digunakan di Liga Champions musim ini.
Hal tersebut adalah momen kunci tim Thomas Tuchel untuk menahan kekalahan mengejutkan 1-0 yang dialami saat melawan klub juara Kroasia itu.
Penyerang Dinamo Zagreb, Mislav Orsic mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut pada menit ke-13.
Diketahui, FIFA dan UEFA telah menghabiskan tiga tahun terakhir untuk menguji teknologi ‘offside semi-otomatis’ berbasis kecerdasan buatan (SAOT).
Sistem ini digunakan oleh FIFA di Piala Dunia Antarklub pada bulan Februari, dan juga oleh UEFA di Piala Super antara Real Madrid dan Eintracht Frankfurt di Helsinki bulan lalu.
FIFA menyetujui penggunaannya di Piala Dunia 2022 di Qatar, yang dimulai pada 20 November, sebelum UEFA mengumumkan akan mulai menggunakan SAOT untuk semua pertandingan di babak penyisihan grup Liga Champions.
Artikel Menarik:
Liga Champions, Inter 0-2 Bayern: Pertahanan Buruk Nerazzuri, Inzaghi Puji Die Roten
“Demi kebaikan permainan dan perwasitan, UEFA selalu ingin menggunakan teknologi terbaik yang tersedia,” kata Roberto Rosetti, kepala wasit UEFA.
UEFA selalu mencari solusi teknologi baru untuk meningkatkan permainan dan mendukung pekerjaan wasit.
Dan inilah yang kami inginkan dari ‘offside semi-otomatis’ di masa depan.