Jakarta, Mambruks.Com-Pegiat Media Sosial sekaligus Mantan Aktivis Pergerakan Zaman Orde Baru Budiman Sudjatmiko punya komentar sendiri terkait kasus penyelewengan dana donasi umat yang dilakukan Lembaga Sosial Keagamaan Umat Islam Aksi Cepat Tanggap (ACT). Melalui akun Twitternya Budiman yang dikenal kritis itu menyebut aksi yang dilakukan ACT dan para petingginya itu sebagai sebuah kejahatan yang keji.
“Kejahatan yang terkeji sering bersembunyi di balik kebaikan dengan retorika tanpa isi dan wajah memelas. Hal-hal etis (baik) yang tak logis (masuk akal) itu sering menjebak,” ungkap Budiman sambil mengunggah judul berita
“ACT hutang Rp 56 milyar dr program keluarga korban kecelakaan Lion Air”
Baca Juga :PPATK Temukan Indikasi Aliran Dana ACT untuk Aksi Terorisme
Terkait hutang Rp 56 Miliar tersebut , Laporan Tempo menyebutkan bahwa ACT memiliki tanggungan besar dalam program pembangunan 91 sekolah yang merupakan sumbangan keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air.
Pada pertengahan tahun lalu, pembangunan sejumlah sekolah itu disebut sempat mandek. Padahal ACT sudah mendapatkan aliran dana sekitar Rp 135 miliar dari perusahaan pembuat pesawat asal Amerika Serikat, Boeing.
Baca Juga:Dugaan Selewengkan Donasi Umat, Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Cabut Izin ACT
Pembangunan sekolah itu merupakan bagian dari kompensasi Boeing kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air nomor penerbangan JT-610 yang jatuh pada 29 Oktober 2018. Lokasi pembangunan sekolah ditentukan oleh keluarga korban. Sebagian duit Boeing tersebut diduga digunakan untuk menutup pembiayaan program Aksi Cepat Tanggap lainnya.