Greenland, Mambruks.com- Potret dari seorang fotografer Swedia, Alex Dawson, berhasil diambil dengan hasil yang mengerikan yaitu kuburan paus bawah laut.
Berkat fotonya yang menakjubkan itu, ia mendapat menjadi juara pertama Scuba Diving’s 2022 Underwater Photo Contest untuk kategori Wide Angle.
“Ketika saya mengambil gambar, saya ingin menciptakan gambar yang membuat orang memiliki perasaan ‘Saya berharap ada di sana’. Itu mantra saya,” kata Dawson
Dawson dan rekannya, Anna Von Boetticher, berenang di antara 20 bangkai paus di bawah bongkahan es setinggi 1 meter di teluk Tasiilaq, Greenland. Situs yang dikenal sebagai flenseplasmen, jika diterjemahkan menjadi “tempat menguliti”, adalah lokasi para pemburu Inuit mengumpulkan bangkai dan menelanjanginya hingga menjadi tulang belulang.
“Biasanya untuk melihat tulang ikan paus seperti ini, Anda membutuhkan kapal selam,” kata Dawson.
Baca juga: Berenang dengan Hiu Paus di Nabire, Papua
I'm very honored that Scuba Diving Magazine choose my image as a winner of 2022 in the wide-angle category. Last but not least another image also got awarded with an honorable mention. And a big thank you for the first prize onboard the luxurious Red Sea Aggressor III in 2023 😊 pic.twitter.com/vHGh3uMArE
— Alex_Dawson_Photography (@AlexDawsonPhoto) September 21, 2022
Bangkai paus di Greenland terletak 4,5 hingga 6 meter di bawah permukaan air, sehingga tidak membutuhkan kapal selam untuk melihatnya. Untuk bisa mengambil gambar, Dawson harus berenang di bawah es selama lebih dari satu jam, di air dingin bersuhu 2 derajat Celsius.
Satu-satunya titik masuk ke dalam air adalah lubang kecil seukuran manusia. Dia harus turun ke dalam kegelapan, dan di bawah kegelapan itu terdapat tulang belulang ikan paus dengan ukuran besar, seperti fosil dinosaurus.