spot_img
Seven TribesSaireriBahasa Ibu Port Numbay Wajib Diajarkan Sebagai Muatan Lokal Sekolah di 10...

Bahasa Ibu Port Numbay Wajib Diajarkan Sebagai Muatan Lokal Sekolah di 10 Kampung Adat

Must read

Jayapura, Mambruks.Com-Khawatir Bahasa Ibu Port Numbay punch sebagaimana kekuatiran terhadap bahasa ibu lainnya di Indonesia, Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey meminta semua sekolah di 10 kampung adat wajib memasukkan muatan lokal bahasa daerah sesuai dengan bahasa asli masing-masing kampung.

“Tujuannya untuk melestarikan bahasa daerah atau bahasa ibu di masing-masing suku di Port Numbay sehingga tidak punah seiring dengan perkembangan zaman,” ujar Frans di Jayapura, Sabtu (6/8)

Ia meyakini, dengan digunakannya Bahasa ibu sebagai mata pelajaran tambahan di sekolah-sekolah, masyarakat penutur Bahasa Port Numbay semakin terbiasa dengan bertutur kata menggunakan bahasa ibunya sendiri. Ini adalah upaya pemerintah untuk melestarikan bahasa Ibu dari ancaman kepunahan.

Baca Juga: 5 Wisata Terindah Di Jayapura, Papua

“Saya minta sekolah membuat program untuk melestarikan bahasa Port Numbay ini. Orang tua juga harus membiasakan saat bertutur kata dengan anaknya menggunakan bahasanya masing-masing,” ujarnya.

Upaya melestarikan Bahasa Ibu sambung Pekei juga memberikan bekal bagi peseta didik untuk kehidupan sosial di tengah-tengah masyarakat. Ia risau, saat ini kalangan Anak muda banyak yang lupa dengan Bahasa Ibunya.

“Penutur bahasa daerah di kampung semakin berkurang, itu pun mereka sudah tua. Bila tidak dilestarikan mulai dari sekarang, maka lambat laun bahasa daerah hanya tinggal kenangan,” ujarnya.

Baca Juga: 6 Oleh-oleh Khas Papua selain Makanan

Ia menegaskan juga bahwa bekal bahasa Ibu yang diberikan pada deserta didik sejak dini bisa menjadi bekal anak untuk menyesuaikan diri dengan perkemangan zaman. Ancaman budaya masyaraat akibat globalisasi saat ini harus disikapi secara serius salah satunya melalui penguasaan bahasa Ibu agar tetapi lestari. Lebih dari itu Bahasa Ibu juga merupakan upaya menguatkan identitas sehingga tidak tergerus perkembangan zaman.

“Pemahaman nilai karakteristik daerah kepada peserta didik diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik terutama dapat meningkatkan kecintaan terhadap budaya daerahnya,” pungkasnya.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular