Jakarta, Mambruks.Com-Lahan seluas 75 hektar di Karadiri II Distrik Wanggar, Nabire untuk pembangunan Kantor Gubernur Papua Tengah sudah dihibahkan pemerintah oleh Masyarakat Adat Wate di Kabupaten Nabire. Penyerahan hibah tanah itu disampaikan langsung kepada Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Watipo (JWW) disela-sela pertemuan dengan perwakilan Kabupaten yang berada di wilayah Provinsi Papua Tengah, Senin (25/7) di Nabire.
“Dukungan dari masyarakat untuk mempercepat pembangunan DOB, ini diluar dari dugaan, kami tim dari Jakarta tidak memikirkan kesiapan seperti ini. Ini diluar dugaan kami termasuk rumah Dinas Bupati Nabire yang nantinya digunakan Pj.Gubernur Provinsi Papua Tengah,” kata Wempi.
Baca Juga : DPR Papua Minta Kapolri Loloskan 13 Calon Taruna Akpol Asal Papua
Dikatakan dia, kesiapan pembangunan kantor gubernur tersebut akan menjadi dasar yang kuat untuk menjalankan pelayanan publik di wilayah Papua Tengah. Atas kesiapan dan antusiasme masyarakat Wempi mengaku puas. Hal ini akan mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat rencana pembangunan yang ada.
Pihaknya pun optimis proses pembangunan dapat berjalan baik sebab, dengan adanya dukungan dari masyarakat. “Bagi kami, jika masyarakat sudah mendukung. Pemerintah harus suport agar semua proses dapat berjalan dengan baik,” tandanya.
Pada kesempatan yang sama Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda Provinsi Papua Doren Wakerkwa, mengapresiasi dan mendukung pembentukan tiga DOB di Papua.
Dikatakan Doren, ia melihat adanya kemauan masyarakat untuk menerima provinsi baru ini. “Kami mengharapkan kedepan semua masyarakat di Papua Tengah ini bersatu untuk memajukannya,” katanya.
Setelah Nabire, pihaknya akan melakukan kunjungan Jayawijaya dan Merauke.“Kita akan lanjutkan ke Jayawijaya dan Merauke mudah-mudahan tiga provinsi ini benara-benar aksebelitas untuk sama-sama membangun diri menuju kesejahteraan masyarakatnya terutama orang asli Papua,” pungkasnya.