Jayapura, Mambruks.com – Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, memimpin serah terima jabatan (Sertijab) 3 Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di Papua. Serah terima jabatan itu berlangsung di Mapolda Papua, Koya Koso, Kota Jayapura, Jumat (17/2).
Pergantian 3 Kapolres itu diantaranya, Kapolres Mamberamo Raya, Kapolres Mamberamo Tengah dan Kapolres Dogiyai.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D.Fakhiri mengatakan, pergantian ini tentu dengan berbagai pertimbangan menuju tahun politik.
“Hari ini saya ganti 3 Kapolres tentu dengan berbagai pertimbangan, agar Polda Papua bisa menjaga stabilitas keamanan di berbagai daerah, mudah-mudahan itu bisa menyumbang pada pelaksanaan pemilu di tahun 2024 mendatang” kata Mathius Fakhiri kepada wartawan di Koya Koso, Jumat (17/2).
Kapolda menjelaskan, penyegaran institusi itu dimulai dengan mengganti 3 Kapolres lebih dulu.
“Untuk Mamberamo Tengah dari AKBP Rahmat Kaharuddin kepada Kompol Sudirman. Beliau (Kompol Sudirman) saya kenal baik betul, selama pelaksaan tugas di Banti dan juga disatgas dia mampu berkomunikasi aktif dengan seluruh stakeholder Sehingga kita tempatkan disana, mudah-mudahan pasca kejadian Ricky Ham Pagawak ini beliau bisa menjembatani sehingga pelaksanaan pemilu tidak ada konspirasi yang muncul,” jelasnya.
Lanjut Fakhiri, yang kedua Mamberamo Raya, dari AKBP. Yusuf Wahyudiono, kepada AKBP Supraptono.
“Pak Supraptono ini kita tahu bersama , dia bekas Wakapolresta dari 3 Kapolres sekaligus di Kota Jayapura, dan dia sudah sering berhadapan langsung dengan massa di Jayapura. Saya sangat yakin, dengan beberapa kejadian di Mamberamo Raya yang selalu membenturkan aparat keamanan dengan masyarakat beliau bisa memainkan peran, sebagaimana penanganan situasi di Kota Jayapura,” paparnya.
Kemudian yang terakhir Kapolres Dogiyai, dari Kompol Samuel D. Tatiratu, kepada Kompol Sarraju.
“Yang ketiga ini Kapolres Dogiyai, karena Kapolresnya akan melaksanakan sekolah, tentunya saya akan menempatkan orang yang pas. Pak Sarraju ini waktu bertugas dengan saya di Satuan penanganan separatis saya mengetahui kapasitasnya. Semoga saya tempatkan di Dogiyai bisa mengontrol Dogiyai, Deiyai dan Paniai. Disana kita harus berikan sekat sehingga tidak berulang kali, kejadian berkembangnya KNPB militan disana,” ucapFakhiri.
Diharapkan 3 Kapolres ini bisa memberikan kontribusi yang baik bagi wilayah hukum Polda Papua yang sampai saat ini masih menangani 29 kabupaten/kota.
“Ini sudah tahun politik sehingga agenda Pemilu sudah mulai berjalan nanti ada beberapa Kapolres yang setelah kami nilai tidak bisa optimal, maka akan diganti,” tegasnya.