Jakarta, Mambruks.com-Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menegaskan, partainya tetap konsisten bersama PPP dan PAN dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Hal itu disampaikan Ace merespon kunjungan DPP PKS ke markas Golkar di Slipi, Jakarta Barat, Selasa (7/2) sore.
“Kita masih konsisten dengan KIB dan tentu kita akan jaga terus suasana yang kondusif dalam konteks membangun koalisi bersama sesuai dengan kesepakatan yang telah dibangun oleh ketua umum,” ujar Ace kepada wartawan, Rabu (8/2).
Menurut Ace, Golkar juga berkomitmen untuk menjaga kekompakan di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Selain tetap bersatu dengan PAN dan PPP, Golkar juga mengajak partai politik lain untuk bergabung ke dalam KIB
“Insyaallah, mudah-mudahan akan ada satu dua partai seperti yang dikatakan oleh Pak Ketua Umum, Pak Airlangga untuk bisa bergabung dengan KIB. Sejak awal kan kita memberikan kesempatan pada partai lain untuk bisa bergabung dengan KIB,” katanya.
Di depan Surya Paloh, Jokowi Ingatkan Golkar Jangan ‘Semberono’ Pilih Capres
DPP Golkar sebelumnya menolak ajakan PKS untuk bergabung ke Koalisi Perubahan untuk mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024. Pangkalnya, saat ini Golkar telah menetapkan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres).
PKS, usai menggelar pertemuan dengan Ketua umum Golkar Airlangga Hartarto, mengajak Golkar bergabung ke Koalisi Perubahan untuk mengusung Anies. Bahkan tawaran itu disampaikan melalui pantun.
“Soal capres dan cawapres saya kira kami sudah sepakat, kalau konteksnya Golkar, capresnya itu Pak Airlangga Hartarto capres,” kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (7/2).
Doli menegaskan, meski telah menetapkan Airlangga sebagai capres, namun Golkar tetap membahas capres dan cawapres dengan dua parpol lainnya di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yakni PAN dan PPP.
“Untuk membicarakan capres dan cawapres itu sepakat kita membicarakannya bertiga, antara pimpionan parpol (partai politik) dan mungkin bisa jadi dengan parpol lain,” ujarnya.
Baca Juga: Isu Duetkan Anies dan Airlangga di Pilpres 2024, Ini Kata Sekjen Golkar
Kendati demikian, Doli mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan PKS hari ini. Menurutnya, terlepas dari perbedaan politik dalam mengusung capres dan cawapres, Golkar siap berkompetisi demi kemajuan bangsa.
“Kita menghargai pilihan politik masing-masing. Partai Golkar tentu terbuka berdialog dengan siapa saja. Oleh karena itu, kita menghormati otoritas dan kemandirian partai politik masing-masing dan kita siap untuk berkompetisi, tapi dalam konteks kepentingan bangsa kita harus satu semua,” tegasnya.