Jakarta, Mambruks.com-Evakuasi jenazah tukang ojek, Damri, korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Pegunungan diwarnai aksi baju tembak antara TNI-Polri dan KKB, Senin (23/1).
“Memang benar dari laporan yang diterima terungkap, Senin (23/1) sekitar pukul 15:37 WIT sempat terjadi kontak tembak saat evakuasi jenazah tukang ojek yang menjadi korban penembakan KKB,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri kepada Antara, Senin (23/1) malam.
Kapolda Papua mengatakan, KKB sempat menembaki aparat keamanan yang hendak mengevakuasi jenazah tukang ojek hingga terjadi kontak tembak.
Baca Juga: Polisi Sebut Banyak Pemuda di Papua Gabung KKB karena Lapangan Kerja Terbatas
Dia menjelaskan penembakan terhadap tukang ojek terjadi di sekitar jalan Poros menuju Distrik Gome, Kabupaten Puncak.
Jenazah korban saat ini sudah dievakuasi dan berada di RSUD Ilaga, Selasa (24/1) jenazah Damri dijadwalkan dievakuasi ke Makassar untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Baca Juga: Teror KKB Bikin Ratusan Warga Oksibil Mengungsi ke Sentani Pakai Hercules
Ketika ditanya tentang kelompok yang melakukan penembakan, Kapolda Papua mengaku belum dapat memastikan kelompok mana yang menjadi pelaku.
Anggota masih melakukan penyelidikan untuk memastikan pelakunya dari kelompok mana karena di kawasan itu ada beberapa kelompok yang sering melakukan tindak kekerasan kepada warga sipil.
“Saya masih menunggu laporan lanjutan terkait insiden tersebut,” kata Fakhiri.