spot_img
HeadlinesPapuan Affairs Division PT FI Dukung Penuh Kebijakan ODS Transportation Otomatis; Siap...

Papuan Affairs Division PT FI Dukung Penuh Kebijakan ODS Transportation Otomatis; Siap Tegakan Disiplin

Must read

Timika, Mambruks.Com-Papuan Affairs Division (PAD) dan Managament Underground (MG) PT Freeport Indonesia mendukung penuh pemberlakuan kebijakan ODS Transportation Otomatis bagi seluruh Karyawan PT FI dan Perusahaan Kontraktor.

Vice President of Papua Affairs Division PT Freeport Indonesia Frans Pigome menegaskan kebijakan ini mulai berlaku secara serius pada tanggal 28 November 2022. Dengan berlakunya kebijakan ini maka seluruh karyawan harus meningkatkan disiplin dan etos kerja. PAD dan UG PT FI pun siap menegakan disiplin karena ketentuan baru ini menuntut kedisplinan tinggi seluruh karyawan.

“Khusus untuk karyawan Papua saya sebagai pimpinan tentu menghimbau agar kita komit, punya etos kerja tinggi dan tunjukkan bahwa kita bisa disiplin. Dan ketentuan ini akan kami ikutkan dengan penegakan aturan. Saya sendiri tidak akan segan-segan menegur atau hal lain jika masih ada yang tidak patuh atau tidak disiplin,” ungkap Frans dalam keterangan yang diterima Mambruks.Com, Kamis (17/11)

Dijelaskan Frans, ketentuan baru ini menjadi kesempatan untuk karyawan Papua bisa membuktikan dirinya mampu berkompetisi dalam pekerjaan terutama dalam hal disiplin kerja atau masuk kerja tepat waktu.

“Artinya tunjukan bahwa kami bisa, kami mampu. Stigmatisasi terhadap Pekerja Papua pemalas, pengacau atau tidak disiplin di tempat kerja itu dibuat untuk menggagalkan kita Karyawan Papua. Dan Sekarang saatnya untuk kita buktikan bahwa kami mampu dan super disiplin dalam bekerja,” tegas Frans yang adalah juga Ketua Umum Tongoi Papua tersebut. Tongoi Papua adalah wadah bagi karyawan Papua di PT Freeport Indonesia.

Dalam konteks itu lanjut Frans, dia tidak akan segan-segan menertibkan karyawan Papua yang bersikap buruk dan tidak disiplin. “Termasuk konsekuensi akan dikeluarkan dan diganti dengan anak-anak atau keluarga mereka yang mau bekerja dengan rajin dan disiplin. Saat ini, sudah ada 5,000 (lima ribu) lamaran atau aplikasi pencari yang terdaftar di database, dan kami sedang berupaya keras agar mereka bisa segera dapat kesempatan,” ucapnya.

Maka itu Frans menghimbau agar karyawan Papua yang ada saat ini tidak boleh main-main lagi, tidak boleh malas. “Stok pencari kerja yang ada dari anak Papua adalah usia Muda dan kompeten, jadi jika ada karyawan saat ini yang tidak tertib bekerja atau tidak disiplin dalam bekerja, maka mereka pasti dikenakan aturan PKB/PHI yang berlaku dan bisa saja sampai di PHK kan. Kita bisa beri kesempatan pada anak Papua yang lain yang memang siap bekerja dengan displin dan etos kerja tinggi,” tukasnya.

Ditambahkan Frans, aturan ini telah melalui proses sosialisasi sejak tanggal 15 di Underground Highland, dan Minggu depan akan dilakuan di Lowland.

Untuk mendukung ini, Team PAD kata Frans akan ditempatkan di Terminal Gorong-gorong dan airport Moses Kilangin untuk membantu memperlancar proses inbound karyawan naik bus sesuai jadwal.

Seperti diketahui, PT FI mengeluarkan Memo terkait ODS Transportation Otomatis. Bunyi memo tersebut ringkasnya demikian :

“Sebagai bagian dari komitmen PTFI untuk mengelola resiko kelelahan di tempat kerja dan secara konsisten menerapkan prosedur dan aturan PHI maka kami membuat perubahan dalam penerapan tindakan disiplin bagi karyawan yang melewatkan perjalanan inbound dari Timika menuju Highland. Mulai hari Senin,
28 November 2022 karyawan yang tidak mengikuti jadwal inbound yang telah didaftarkan maka tiket ODS akan tersubmit
secara otomatis. Karyawan yang beralasan ketinggalan bus yang sudah dijadwalkan, wajib menyerahkan bukti kepada IRO agar tiket ODS mereka dapat dibatalkan. Penyelia dan Manajer tidak lagi berwenang untuk membatalkan tiket ODS yang sudah tersubmit dengan alasan ketinggalan bus.”

Frans menegaskan, ujung dari ketentuan ini adalah kedisiplinan dan etos kerja. “Maka khusus untuk karyawan Papua saya tegaskan sekali lagi. Ayo kita buktikan bahwa kita bisa,” pungkas Frans.

 

 

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular