spot_img
ScoopPDIP Tepis Hubungan Jokowi dan Surya Paloh Retak

PDIP Tepis Hubungan Jokowi dan Surya Paloh Retak

Must read

Jakarta, Mambruks.com-DPP PDIP mengungkapkan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memberikan ucapan selamat di HUT Partai Nasdem. Isu merenggangnya hubungan Jokowi dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh pun menyeruak lantaran absennya Kepala Negara dari acara tersebut.

Menurut Ketua DPP PDIP Said Abdullah, Jokowi sangat sibuk menghadiri acara kenegaraan. “Karena memang kalau melihat kesibukan Bapak Presiden, baik pertemuan, habis itu ke Kamboja satu minggu, habis itu memimpin Presidensi G20,” kata Said di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/11).

Meski tak menyampaikan ucapan selamat, Said memastikan hubungan Jokowi dengan Surya Paloh dan Nasdem baik-baik saja. Menurutnya, Jokowi sangat menghormati semua ketua umum partai politik. Apalagi, kata dia, HUT Nasdem digelar secara tertutup.

“Jadi, tidak mengucapkan selamat itu tidak berarti bapak presiden tiba-tiba ada miskomunikasi dengan Nasdem,” ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Dukung Prabowo, PDIP: Rakyat yang Menentukan!

“Pastilah bapak presiden itu pada waktunya nanti, dengan cara bapak presiden, dengan gesture bapak presiden yang selama ini selalu meghormati para ketua umum partai, dan para stakeholder dan para politisi kita, itu bukan tipikal presiden tidak mengucapkan apapun,” imbuh dia.

Said juga menepis isu keretakan hubungan Jokowi dan Paloh sebagaimana diisukan belakangan ini. Apalagi, kata dia, masih ada tiga menteri dari Nasdem di kabinet Jokowi sampai saat ini.

Diketahui, isu merenggangnya hubungan Jokowi dan Surya Paloh menguat tak lama setelah Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres untuk Pilpres 2024. Hal itu juga berimbas pada hubungan Nasdem dan PDIP. Bahkan, relawan Jokowi juga mendorong eks Wali Kota Solo, Jawa Tengah itu melakukan reshuffle menteri Nasdem.

“Ah tidak. Kalau agak rengang, wong menteri-menterinya masih bagus hubungannya. Kalau dengan Pak Surya renggang, bagaimana menterinya. Ada tiga menteri (Nasdem) di dalamnya, dan semuanya masih di bawah Bapak Presiden. Komunikasi, ratas (rapat terbatas), rapat paripurna kabinet kan jalan semua,” pungkas dia.

Baca Juga: Indonesia Sudah Berpengalaman di Event Internasional, Moeldoko Jamin Keamanan KTT G20

Sebelumnya, Surya Paloh bersikukuh bahwa hubungannya dengan Jokowi baik-baik saja. Paloh berharap, deklarasi pencalonan presiden Anies Baswedan tak memengaruhi hubungan partainya dengan presiden. Menurut dia, Nasdem ingin tetap berada di barisan partai pendukung pemerintahan Jokowi hingga akhir masa jabatan pada 2024 mendatang.

“Bukan karena kita mencalonkan Bung Anies Baswedan hubungan kita harus retak, hubungan kita harus berpisah, perasaan hati kita sebagai kader mengurangi rasa kedewasaan kita,” kata Paloh dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) Nasdem ke-11 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/11).

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular