Jayapura, Mambruks.com – Peserta dari berbagai usia dengan kostum warna-warni berkumpul dalam ajang Kompetisi Aerobik dan Zumba Party sebagai rangkaian kegiatan hari Pahlawan 10 November 2022 bertempat di PTC Entop Kota Jayapura, Minggu (13/11) siang.
Antusiasme para peserta yang berjumlah ratusan ini berasal dari berbagai daerah mulai dari Kota hingga Kabupaten yang ada di Papua dan Papua Barat, dengan menghadirkan Master Class Aerobik dan Body Language (BL) tingkat Nasional, Lely Riana.
Dindha Nirmala Syari sebagai pihak penyelenggara mengatakan sangat bersyukur rangkaian kegiatan mulai dari pelatihan Body Language Hingga Kompetisi Aerobik dapat terselenggara dengan sukses berkat dukungan berbagai pihak.
“Alhammdulilah semua kegiatan bisa berjalan lancar, semua berkat kerja keras panitia dan dukungan semua pihak,” katanya.
Sebagai ajang menjaga kebugaran tubuh, Dinda berharap melalui ivent ini bisa menjaring bibit-bibit baru aerobik marathon dan memotivasi masyarakat untuk gemar berolahraga
“Saya berharap olahraga ini terus berkembang dan diminati masyarakat, karena memberikan dampak positif bagi tubuh kita,” ujarnya.
Kompetisi yang diikuti ratusan peserta dari usia 20 tahun hingga 50 tahun keatas ini terbagi dalam beberapa kategori antara lain: AC Group, Pemula Murni, Pemula Mahir, Instruktur, Body Language, dengan Instruktur pandu Aang Novrianto dan Meichu Silvia Hertanto. Dengan menghadirkan tiga dewan juri dari ASIAFI Provinsi Papua, Kuji Lanovia, Nicko, Fitria Pito.
Usai pelaksanaan kompetisi aerobik acara dilanjutkan dengan Zumba Party bersama Zin ternama di Kota Jayapura, Aang, Nicko, Santi dan Merlin Hamadi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, berupa medali dan uang pembinaan dari pihak penyelenggara.
Sri Rosalia Welikin salah satu pemenang lomba BL asal Kabupaten Biak Numfor mengaku bangga bisa meraih juara pertama, pada kategori yang diikuti.
” Ini adalah puncak kegiatan, dimana sebelumnya pada tanggal 11-12 November, kami telah mengikuti pelatihan BL dengan pemateri instruktur profesional, dan saya merasa bangga bisa menang, ini membuktikan bahwa kami di daerah juga bisa berkompetisi dengan teman- teman yang ada di provinsi,” pungkas pimpinan sanggar senam Mutiara.