Jayapura, Mambruks.Com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo mengibarkan bendera merah putih bersama 62 penyelam di bawah laut perairan Kayu Batu, Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (28/10).
Pengibaran bendera merah putih di kedalaman 20 meter itu dilakukan memperingati hari lahirnya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
Seusai pengibaran bendera, Wamendagri Wempi Wetipo mengatakan ini adalah momentum peringatan hari Sumpah Pemuda yang ke 94, tujuannya adalah mengajak pemuda pemudi di Papua untuk ikut menjaga kelestarian alam di bawah laut Papua.
“Bicara soal laut, Papua memiliki laut yang indah, kami ingin ajak pemuda pemudi di Papua untuk memaknai hari sumpah pemuda tahun ini dengan ikut menjaga kelestarian alam bawah,” ujarnya.
Dia berpesan agar para pemuda di Papua mengisi masa mudanya dengan baik dan tidak mudah terprovokasi dengan ajakan yang bersebrangan dengan NKRI.
“Sekarang ini jamannya sudah digitalisasi, para pemuda harus berperan aktif memanfaatkan kemajuan teknologi ini dengan hal yang positif, jangan lagi berpikiran yang kuno dan menyusahkan diri sendiri,” ucapnya.
Wempi berharap pemuda pemudi di Papua terus mengembangkan diri dengan pengetahuan dan mau bekerja keras,” Ini sudah ada DOB, Papua sekarang sudah jadi tiga Provinsi dan akan dibutuhkan banyak tenaga kerja baru, Pemuda Papua harus bisa mengisi kebutuhan itu, jangan kalian kalah dari Pemuda/di diluar sana,” ungkap Wempi.
Menurut Wempi sudah saatnya pemuda pemudi di Papua menjadi kepala bukan lagi ekor, untuk itu di hari Sumpah Pemuda ini, pemuda – pemudi papua harus bersatu dengan semua komponen anak bangsa untuk bersama membangun Papua dan Indonesia.
“Tema sumpah pemuda tahun ini Bersatu Membangun Bangsa, itu harus dimulai dari merauke ke sabang bukan lagi sabang sampai merauke, karena matahari itu terbit dari merauke dulu baru ke sabang, untuk itu saya berharap pemuda Papua bisa bangkit dan menjadi pemimpin untuk mempersatukan dan membangun bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Pengibaran bendera di dalam laut ini sendiri melibatkan penyelam dari Polairud Polda Papua, Lantamal X Jayapura dan komunitas selam yang ada di kota jayapura.