spot_img
HeadlinesKepala Suku Amungme Datangi KPK Minta Eltinus Omaleng Dibebaskan :...

Kepala Suku Amungme Datangi KPK Minta Eltinus Omaleng Dibebaskan : Tiang Kami Hampir Roboh

Must read

Jakarta, Mambruks.Com- Empat Tokoh Pemimpin Adat Suku Amungme, Kabupaten Mimika, Papua mendatangi Kantor KPK, di Kuningan, Jakarta, Jumat (7/10). Keempat Pemimpin Adat tersebut adalah Janes Natkime, Adolop Omaleng, Yohanes S. Jangkup, dan Anton Jangkup. Mereka meminta KPK untuk segera membebaskan Eltinus karena Eltinus adalah tokoh Kepala Suku Amungme yang selama ini mengayomi masyarakat. Apalagi mereka tahu kalau KPK sudah menangani perkara terkait Eltinus dua tahun lebih sejak Eltinus ditetapkan sebagai tersangka pada 2 Oktober 2020 lalu.

“Kami ini minta tolong keadilan dari Bapa Pimpinan KPK di sini agar beliau kami bawa pulang sudah. Kami yang Kepala Suku ini tersisa berapa orang saja, dan saat ini dengan ditahannya beliau oleh KPK, maka tiang penyangga kami suku Amungme hampir roboh. Ini kami tidak mau. Kami hanya tinggal empat orang tokoh Amungme Yanes Natkime, Piter Magal dan Eltinus Omaleng. Kini dia ditahan maka tiang kami hampir patah,” ungkap Kepala Suku Amungme Yanes Natkime saat ditemui di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (7/10).

Baca Juga : Sinode Gereja KINGMI Sambangi KPK Beri Dukungan Moril Untuk Bupati Mimika Eltinus Omaleng

Yanes mengisahkan, ketika hendak ke KPK meminta Eltinus dibebaskan, hati dan seluruh dirinya teringat dengan pesan para-tetua yang menjadi ratapan dari waktu ke waktu, yang selalu mengiang di telinga karena dideraskan dengan mulut bergetar, mata ditutupi dengan air mata serta hati pilu selama kurun waktu 55 tahun setelah Freeport hadir ditengah kami, orang Amungme, Mimika Tanah Papua.

Seruan tersebut bunyinya demikian :

Tanah di tengah ini Tubuhku

Kali yang deras mengalir dari Gunung Nemangkawi itu air susu

Gunung Nemangkawi Salju Putih ini saya punya Kepala

Danau Wanagon itu sum-sum dari tulangku

Salju abadi yang menghiasi Gunung Nemangkawi itu selimut hidup

Semua itu  telah engkau habiskan dan makan

Engkau telah memakan Tubuhku

Bagian Mana Lagi yang Belum Kau Habiskan?

Janes menegaskan, Eltinus Omaleng adalah anak dari pemilik Gunung Nemangkawi (Gresberg), ia juga pemilik tanah, gunung dan kali yang saat ini makin habis karena eksploitasi tambang emas oleh PT. Freeport Indonesia.

“Jika negara atau KPK ketahui bahwa Eltinus merupakan representasi orang Amungme yang telah kehilangan hak atas tanah mereka. Ia tampil mewakili pemilik gunung emas untuk mencoba membangun peradaban baru orang Amungme. Dia tidak boleh diperlakukan seperti ini, apalagi yang dia buat ini adalah persembahannya untuk Tuhan, yang tidak mungkin dia ambil untuk dirinya sendiri,” jelas Janes.

Baca Juga : Pimpinan Gereja KINGMI Minta KPK Hentikan Upaya Kriminalisasi Bupati Eltinus Omaleng

Di tengah masyarakatnya, orang Amungme dan suku-suku kerabat memanggil Eltinus Nagawan_ seorang pemimpin adat. “Kami sangat menghormati Bapak Eltinus Omaleng sebagai Nagawan Amungme Nesuri seorang pemimpin dari suku Amungme. Karisma sebagai seorang pemimpin terwariskan dari Bapa-nya. Dia tiang penyangga untuk kami,” ucapnya.

Maka itu kata Yanes, setelah Eltinus  Omaleng ditangkap, maka masyarakat merasa seperti tanpa kehadiran Nagawan, di tengah orang Amungme terasa seorang anak tanpa Bapa. “Itu yang kami rasa saat ini. Jadi kami mohon betul keadilan dari KPK untuk segera membebaskan beliau. Kami mohon supaya kalau memang negara tidak menemukan bukti kerugian negara, maka kami mau supaya Bapak Bupati Mimika Eltinus Omaleng lepaskan kepada kami masyarakat, kembali ke kampung halamannya, yaitu Kabupaten Mimika,” pungkas Janes.

 

 

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular