spot_img
ScoopDua Pesilat Muda Mimika yang Disegani di Semarang

Dua Pesilat Muda Mimika yang Disegani di Semarang

Must read

Semarang, Mambruks.com- Dua pesilat muda asal Mimika Junianus Magal dan Theresia Gina Mamiri memamerkan prestasi mentereng dan patut diacungi beribu jempol saat ditemui di Asrama Amungme Kamoro (Amor) Semarang.

Melansir dari seputarpapua, Junianus, siswa Kelas XI MIPA 3 SMA PL Don Bosco Semarang ini merupakan remaja yang cukup disegani di arena silat. Banyak pihak menyebut, ketika remaja kelahiran Timika, 24 Juni 2004 ini masuk ke arena, ada tatapan takut dari sang lawan.

Baca juga: Brigadir Paul Felle, Putra Asli Papua yang Belajar di NASA-Stennis Space Center Amerika

Sorot mata Juni (sapaan) memang cukup tajam meski senyumnya tiada henti, memperlihatkan kepercayaan dirinya. Hal inilah yang diperlihatkannya saat berbincang bersamanya.

Sejumlah prestasi yang ditoreh Juni di ‘dunia persilatan’ tingkat remaja seperti Juara 1 Pencak Silat Tingkat Nasional 2021, Juara 3 Pencak Silat antar sekolah 2022, Juara 3 Pencak Silat IPSI Kota Semarang 2022, dan Juara 1 Pencak Silat Open Championship Nasional, IPSI Semarang 2022.

Diakui Juni, prestasi ini diraih berawal dari mimpinya yang sederhana. Ia gemar menonton film action dan diakuinya, ia merupakan penggemar berat Ip Kai Man atau lebih dikenal sebagai Ip Man.

“Mau jadi aktor film, yang berakting dalam film action,” kata Juni mengungkap cita-citanya.

Ditanya soal memilih cita-cita itu, Juni menjawab singkat, “karena saya suka seni.”

Sejak di bangku SD, Juni sudah masuk ke Sekolah Asrama Taruna Papua. Sejak kecil ia memang suka kesenian. Juni punya kemampuan bahasa inggris yang cukup baik, kemampuan mensketsa wajah, dan kemampuan bercerita di atas panggung.

Baca juga: Prajurit Kodam Pattimura Sabet Emas Taekwondo Nasional

Sama seperti teman kelasnya, Theresia Gina Mamiri. Remaja putri Suku Mimika Wee asal (Kamoro) Kampung Nayaro ini juga punya kemampuan yang patut disegani di persilatan Jawa Tengah.

Gina terakhir meraih juara 2 turnamen pencak silat tingkat pelajar IPSI Semarang 2022 dan juara 3 Pencak Silat Open Championship Nasional di tahun yang sama.

“Semua berkat ketekunan, sih. Juga tentu ada tuntunan, motivasi dari pembina asrama dan guru-guru di sekolah,” kata Gina.

Bagi Gina, dirinya pantang pulang kampung sebelum ia mengenakan seragam Polisi Wanita (Polwan).

Saya senang lihat Polwan. Jalannya tegap, penuh wibawa,” ujarnya

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular