spot_img
ScoopSantunan Kemensos Bagi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Santunan Kemensos Bagi Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Keluarga korban tragedi Kanjuruhan diberikan santuan senilai Rp15 juta oleh Kemensos sebagai bentuk perhatian dan empati.

Must read

Jakarta, Mambruks.Com – Keluarga korban tragedi Stadion Kanjuruhan diberikan santuan senilai Rp15 juta oleh Kemensos. Pemerintah memberikan santunan terhadap keluarga korban yang mengalami musibah tersebut sebagai bentuk perhatian dan empati.

Muhadjir Effendy selaku Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,  mengatakan bahwa santunan ini sebagai bentuk perhatian dan empati dari pemerintah terhadap musibah yang dialami oleh keluarga korban.

“Sebagai pribadi saya ikut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Mudah-mudahan bapak/ibu semuanya diberi kesabaran dan keikhlasan,” katanya dikutip dari laman resmi Kemensos, Selasa [4/10/22].

Artikel Terkait:

Terbaru, Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan.

Penerima BLT UMKM, Cek Melalui Link Ini!

Menurutnya, tragedi yang terjadi di stadion Kanjuruhan pada Sabtu lalu merupakan salah satu bencana sosial.

“Ini termasuk bencana sosial, juga ada konflik-konflik di beberapa tempat itu juga kami tangani,” ucap Mensos Risma pada awak media di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Mensos Risma memberikan santunan kepada 125 ahli waris yang terdata oleh Kemensos per Senin [3/10/22] Kota dan Kabupaten Malang yang mengalami bencana sosial tersebut. Data ini terus bergerak sesuai perkembangan di lapangan.

Besarnya santunan yang diberikan untuk masing – masing ahli waris yaitu Rp. 15 juta/korban dan paket sembako.

“Kalau korbannya dalam satu keluarga ada dua, kami juga berikan dua, begitu. Kalau ada tiga, ya kita berikan tiga, standarnya begitu. Kita berikan ini, kemudian, kita berikan sembako,” Lanjut Risma.

Tak hanya santunan ahli waris, Kemensos pada sabtu [1/10/22] melalui Pelopor Perdamaian (Pordam) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), ikut serta bergerak membantu evakuasi korban di stadion saat terjadi kericuhan. Dan selanjutnya melakukan pendataan ahli waris korban meninggal.

Kemensos di seluruh indonesia juga hingga hari ini melakukan Layanan Dukungan Psikososial bagi keluarga korban meninggal melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) miliknya. Selain itu, dukungan juga diberika kepada keluarga korban luka ringan maupun berat baik yang ada di rumah sakit maupun yang ada di rumah duka.

Kemensos melalui SDM PKH juga mendata ahli waris yang memiliki komponen ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lansia maupun disabilitas untuk bisa dimasukkan dalam DTKS sebagai basis data penerima bantuan sosial.

“Tapi, ada yang khusus-khusus, seperti misalkan, tadi bapaknya yang meninggal, kemudian anaknya masih sekolah, itu kita tangani khusus. Tadi, ada yang kuliah, tinggal beberapa semester, itu kita tangani khusus. Jadi, yang seperti itu, casenya kita tangani khusus,” Papar Mensos Risma.

Sekian informasi mengenai santunan Kemensos yang diberikan kepada ahli waris korban Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang saat pertandingan Liga I antara Arema FC dan Persebaya pada 1 Oktober 2022. Semoga Hal serupa tragedi tersebut tidak pernah terulang kembali.

 

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular