Jakarta, Mambruks.com-Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening bersikukuh kliennya tidak bersalah. Dia juga menuding sejumlah elite seperti Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Kepala BIN Budi Gunawan ada di balik kasus kliennya.
Dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Selatan, Senin (26/9) kemarin, Roy Rening bahkan menyebut kliennya sedang berhadapan dengan ’14 bintang polisi.
Hal itu lantaran setelah Lukas disebut menolak permintaan Kepala BIN Budi Gunawan dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait pencalonan Paulus Waterpauw menjadi Wakil Gubernur Papua.
“Lukas ini bonyok berhadapan dengan jenderal-jenderal polisi. Pak Lukas berhadapan dengan 14 bintang polisi. Dua bintang empat, dua bintang tiga, enam tambah delapan kan empat belas bintang, bonyok Gubernur Papua,” kata Roy.
Baca Juga: Anggota DPR Papua Minta KPK Perlakukan Lukas Enembe Lebih Manusiawi
Roy mengaku pernyataan yang disampaikannya itu merupakan hasil penelitian khusus. Dia bahkan menuding Budi Gunawan dan Tito Karnavian hendak mendongkel Lukas Enembe tanpa proses demokrasi.
Selain itu, kata Roy, Lukas Enembe kerap mengeluh dirinya dibuntuti oleh seseorang yang tidak dikenal seusai menolak permintaan Budi Gunawan dan Tito Karnavian.
“Oleh oknum-oknum di BIN, diikuti terus tidak bebas, punya privasi terganggu,” katanya.