Jakarta, Mambruks.com-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pengungkapan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo menjadi terang-benderang berkat dukungan masyarakat.
Kapolri dalam hal ini mengapresiasi tim khusus Polri berhasil mengungkap kematian Brigadir J.
“Alhamdulillah, berkat doa dan dukungan dari masyarakat serta seluruh anggota Polri, kami dapat bekerja maksimal dalam pengungkapan peristiwa penembakan di Duren Tiga menjadi terang benderang,” kata Sigit seperti dikutip dari laman akun Instagram pribadinya, Jumat (12/8).
Baca Juga: Komisi III DPR Desak Benny Mamoto Mundur dari Kompolnas, Dianggap Tak Profesional
Sigit mengatakan, pengungkapan perkara ini tentunya dengan mengedepankan scientific investigation yang melibatkan Kedokteran Forensik, Balistik Forensik, Digital Forensik, Biometric Identification, dan tindakan lain yang tentunya bersifat ilmiah.
Selain anggota kepolisian, lanjut dia, pengungkapan kasus penembakan Brigadir J ini juga melibatkan pihak eksternal dari Komnas HAM dan Kompolnas untuk menjamin transparansi penyidikan.
“Selain telah menetapkan empat orang tersangka, kami juga melakukan pemeriksaan Kode Etik yang bila ditemukan unsur pidana akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.
Baca Juga: Kamaruddin: Brigadir Yosua Tahu Bisnis Haram Irjen Sambo hingga soal Wanita
Lebih lanjut Sigit menjelaskan, Polri berkomitmen untuk mengusut tuntas perkara ini secara akuntabel, jujur dan transparan. Hal ini sesuai dengan harapan masyarakat dan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Sehingga, dapat dipertanggungjawabkan kepada publik demi menjaga marwah dan nama institusi Polri,” tukasnya.