Jakarta, Mambruks.com-Wakil Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak meminta maaf kepada awak media setelah bertindak kasar terhadap beberapa jurnalis tulis dan foto usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, kemarin, Rabu (3/8).
Ia mengaku tindakannya itu karena kelelahan menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap dan gratifikasi di Kabupaten Mamberamo Tengah.
Yonas mengeklaim, tindakannya itu tidak sengaja dia dilakukan. Dia mengaku kelelahan setelah dimintai keterangan oleh penyidik KPK selama kurang lebih lima jam.
Baca Juga : Wakil Bupati Mamberamo Tengah Papua Pukul Tangan Wartawan Setelah Diperiksa KPK
“Ya tadi saya jalan adik-adik tadi mau ambil gambar, mau bicara dengan saya, ya. Tadi bapak tidak sengaja, ya, tadi bapak dengan tangan, tapi saya tidak pukul, ya, dengan tangan dorong kamera itu tidak sengaja karena saya di ruangan itu masuk di pemeriksaan pagi jam 09.50 WIB sampai sore saya keluar capek sekali,” kata Yonas.
Peristiwa itu bermula ketika Yonas selesai diperiksa sebagai saksi oleh tim penyidik KPK. Para jurnalis yang sudah menunggu Yonas di pintu keluar KPK tidak digubrisnya.
Beberapa pewarta foto berdiri di hadapan Yonas untuk mengambil potret dirinya. Sedangkan jurnalis lainnya berada di samping kiri dan kanan serta belakangnya.