Jakarta, Mambruks.com– Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Manokwari memaparkan usulan program infrastruktur dasar kepada Pemerintah Pusat (Pempus).
Dilansir dari Koreri, Pemaparan program kerja pembangunan Manokwari disampaikan dalam pertemuan bersama Tim Percepatan Kabupaten Manokwari dengan Pemerintah Pusat di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2022).
Pertemuan ini berlangsung secara langsung maupun virtual, ketua Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Manokwari, Raymond Yap, mewakili Penjabat Gubernur Papua Barat, Drs Paulus Waterpauw,M.Si, memaparkan usulan program kerja.
“Yang dipaparkan terkait dengan infrastruktur dasar yang harus kita siapkan sehingga itu menjadi modal utama dalam pengembangan sektor-sektor lain seperti ekonomi, sosial serta lainnya, semua bergantung pada ketersediaan infrastruktur di daerah,” jelas Raymond Yap kepada media ini melalui telpon celulernya, Selasa siang.
Yap mengatakan bahwa pada kesempatan itu, Bupati Manokwari Hermus Indou,S.IP.,M.H menyampaikan 6 usulan program yang diusulkan sebagai kewenangan pusat.
Baca juga: Monokwari: Ombak Kelas Dunia untuk Para Peselancar
6 usulan program yaitu Aletrase ruas jalan beringin ke bandara rendani, pembangunan jembatan pepera 1969, pembangunan ruang publik borasi, aletrase ruas jalan Esau Sesa – Maruni, pembangunan jalan penghubung – Jl Pasir, dan pembuangan pasar central sanggeng.
Program yang diusulkan Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Manokwari ini mendapat respon positif dari Pemerintah Pusat melalui Bappenas dan kementrian terkait.
Pasalnya, proses awal program pembangunan ini sudah dilakukan baik pemerintah Kabupaten Manokwari maupun Provinsi Papua Barat.
“Sehingga melalui pertemuan tadi (Selasa) kita sudah bisa melihat kewenangan-kewenangan ini seperti apa, jadi nanti ada tindak lanjut yang dipimpin langsung oleh Bappenas, artinya tim terpadu antara Bappenas dan tim yang dibentuk Pj Gubernur Papua Barat.
Asisten III Setda Papua Barat mengatakan, pihaknya akan menunggu undangan dari Bappenas supaya menggelar pertemuan dengan melibatkan kementrian terkait secara teknis.
Lihat juga: Rocky Gerung Jawab Dosen Unair Soal Daftar PSE Kominfo : Otakmu Didaftar Dulu!
Jika konstruksi pembahasan sudah berjalan baik maka dalam pertemuan nanti tim terpadu akan berdiskusi tentang sharing anggaran.
“Karena komitmen dari Pak Gubernur untuk konstruksi tidak sepenuhnya kita menyerahkan ke pemerintah pusat tetapi daerah pun menunjukan sikap bahwa daerah serius terhadap dengan diusulkan sebab itu bagian dari kebutuhan dimana pemerintah Kabupaten Manokwari dan Pemprov sudah tandatangan skema kerjasama,” pungkasnya.
Sehari sebelumnya, Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Manokwari bersama Pj Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw,M.Si dan Bupati Manokwari Hermus Indou,S.IP.,M.H bertemu dengan Mentri PUPR.
Pj Gubernur Drs Paulus Waterpauw,M.Si juga memaparkan program infrastruktur dasar dan 6 usulan program kepada Mentri PUPR dan mendapat respon positif dengan menunjuk para dirjennya untuk mengawal secara langsung usulan program tersebut.
Hadir dalam rapat bersama Bappenas itu Kepala BRIDA Papua Barat Prof Dr Charlie D. Heatubun, Kepala Dinas Perindag George Yarangga serta beberapa pimpinan OPD lainnya.