Jakarta, Mambruks.com– KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi meminta masyarakat tidak membantu pelarian Bupati Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak. Bantuan terhadap buronan melanggar hukum.
“Jangan sampai ada pihak pihak yang mencoba melindungi oknum atau bahkan tersangka yang dicari oleh aparat penegak hukum,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Jakarta, Rabu, 3 Agustus 2022.
Dilansir dari Medcom, Alex mengingatkan soal aturan hukum bagi pihak yang membantu buronan kabur. Tindakan itu masuk dalam upaya perintangan penyidikan.
Ultimatum tidak adanya perintangan penyidikan ini berlaku untuk semua pihak termasuk penegak hukum. KPK menegaskan bakal memproses hukum semua pihak yang membantu pelarian Ricky. Buktinya, empat anggota Polisi di Papua diproses hukum karena diduga membantu Ricky kabur.
“Yang dari Kepolisian ada empat orang kan sudah ditahan ya, membantu yang bersangkutan (Ricky) menyeberang ke Papua Nugini,” kata Alex.
Baca juga: Komarudin Watubun Siap Diperiksa KPK Soal Tudingan Terima Bayaran untuk Loloskan DOB Papua
KPK menyebut ada campur tangan anggota TNI dalam pelarian Ricky Ham Pagawak ke Papua Nugini. Anggota TNI itu bakal diperiksa Lembaga Antikorupsi.
“Saat ini, kami telah berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Darat TNI (Jenderal Dudung Abdurachman) untuk bantuan menghadapkan anggotanya terkait permintaan keterangan oleh tim penyidik KPK,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin, 1 Agustus 2022.
Ali enggan memerinci identitas anggota TNI itu. Pihak TNI diharapkan membantu KPK untuk mempermudah pemeriksaan anggotanya.
Sementara itu, Korem 172/Praja Wira Yakhti memastikan prajuritnya tak ada yang terlibat dalam pelarian Bupati Mamberamo Tengah.
Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI J.O Sembiring menyebutkan apabila ada dugaan keterlibatan anggota TNI dalam membantu kaburnya Bupati Mamberamo Tengah, RHP akan dilakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku di TNI.
“Saya, Danrem 172/PWY yang bertanggung jawab untuk hal tersebut. Sampai saat ini belum ditemukan adanya keterlibatan prajurit TNI membantu kaburnya RHP,” katanya saat ditemui di Makorem 172/PWY, Selasa (2/8/2022).
Danrem bilang pihaknya memiliki semangat yang sama untuk pemberantasan korupsi, sehingga adanya pemberitaan tersebut, tentunya menjadi perhatian Korem 172/PWY.
“Kami siap membantu siapa pun, pihak yang berwenang dalam mengusut tuntas dugaan kasus korupsi. Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih juga mendukung Polda Papua untuk mencari keberadaan RHP,” katanya.
Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi pelaksanaan berbagai proyek di Pemkab Mamberamo Tengah. Dia menjadi buronan karena mangkir dalam pemanggilan penyidik KPK. Ricky diduga kabur ke Papua Nugini.