Jakarta, Mambruks.Com-Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan Bharada E yang merupakan pelaku penembakan terhadap Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo adalah penembak nomor satu di Resimen Pelopor.
“Kami juga melakukan interogasi terhadap komandan Bharada RE bahwa Bharada RE ini sebagai pelatih vertical rescue dan di resimen pelopornya dia sebagai tim penembak nomor 1, kelas 1 di resimen pelopor, ini yang kami dapatkan,” kata Budhi di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (11/7).
Budhi mengungkapkan saat insiden terjadi, tujuh tembakan yang dilepaskan oleh Brigadir J tidak ada yang mengenai Bharada E tetapi hanya mengenai tembok, sehingga saudara RE berlindung di balik tangga. “Kalau kita lihat di TKP kami menemukan ada bekas tembakan di tembok yang ada di tangga itu sebanyak 7 bekas atau titik tembakan,” sambung Budhi.
Hasil olah TKP kata dia sebanyak lima tembakan dilepaskan Bharada E mengenai tubuh Brigadir J hingga menyebabkan yang bersangkutan tewas. Dari hasil otopsi RS Polri Kramat Jati ditemuikan ada 7 luka tembak masuk dan 6 luka tembak keluar, dan satu proyektil bersarang di dada.
Diketahui sebelumnya terjadi aksi penembakan sesama anggota Polri di rumah Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang terletak di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7) lalu. Dijelaskan juga sebelum terjadi penembakan, Brigadir J sempat memasuki kamar pribadi istri Irjen Ferdy Sambo dan diduga melakukan pelecehan seksual.