Jakarta, Mambruks.Com-Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengingatkan pemerintah untuk menjamin perlindungan terhadap WNI yang ada di Srilanka utamanya pasokan logistik sehingga tidak ada WNI yang mengalami kesulitan mengakses kebutuhan makan dan minum serta kebutuhan dasar lainnya.
“Pelindungan WNI sangat penting utamanya untuk memastikan mereka tidak terkena imbas baik fisik (keselamatan pribadi) akibat unjuk rasa maupun krisis karena kehilangan pekerjaan akibat gejolak ekonomi dan politik yang terjadi,” ungkap Christina dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/7).
Dari catatan KBRI, lanjut dia terdapat 340 WNI di Sri Lanka yang mayoritasnya adalah pekerja migran sektor pariwisata dan sektor konstruksi, serta WNI yang menikah dengan warga negara Srilanka.
“Kami mendorong Kemenlu dan Perwakilan untuk mematangkan rencana kontinjensi dalam penanganan situasi di Srilanka, mulai dari distribusi bantuan logistik sampai dengan evakuasi ketika diperlukan,” sambung Wakil Rakyat Dapil DKI Jakarta II tersebut.
Baca Juga: Lima Trik Mengambil Foto yang Instagramable
Christina mengingatkan juga agar WNI di Srilanka aktif membangun komunikasi dengan KBRI Kolombo untuk memonitor perkembangan, termasuk mematuhi arahan KBRI seperti menghindari tempat-tempat kerumunan massa, membatasi pergerakan kecuali untuk hal-hal esensial, serta tidak terlibat langsung/tidak langsung dalam aksi demonstrasi.
Sambil berharap agar krisis bisa segera teratasi dan situasi kembali normal di Srilanka Christina mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan pemerintah.
“Kami percaya KBRI Kolombo sanggup mengutamakan keselamatan dan perlindungan WNI kita selama krisis berlangsung, sembari sama-sama berharap agar situasi krisis Srilanka bisa segera teratasi dan situasi kembali normal,” pungkasnya