Jakarta, Mambruks.com – Mantan Perdana Mentri (PM) Jepang, Shinzo Abe ditembak dari belakang saat sedang berpidato di wilayah Jepang barat. Penembak yang kini telah ditangkap merupakan seorang pria berusia 41 tahun.
Shinzo Abe jatuh tersungkur, Suara seperti tembakan terdengar pada saat itu dan seorang pria terduga diamankan di lokasi kejadian, demikian dilaporkan media NHK.
Artikel Terkait:
Skandal Dibalik Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Mengundurkan Diri
Wartawan NHK yang berada di lokasi kejadian mengaku mendengar suara tembakan dua kali secara berturut-turut saat Abe berpidato.
“Dia memberikan pidato dan seorang pria datang dari belakang,” ujar seorang wanita muda yang ada di tempat kejadian kepada NHK, dilansir melalui malaymail, Jumat (8/7).
Abe tak sadarkan diri dan mengalami pendarahan di leher, kata seorang sumber dari Partai Demokrat Liberal (LDP) kepada kantor berita Jiji.
Baik LDP maupun polisi setempat belum segera mengkonfirmasi laporan tersebut.
Koresponden CAN Jepang Michiyo Ishida Tiga tembakan terdengar di acara tersebut dan Abe memegangi dadanya lalu pingsan, menurut koresponden CNA Jepang Michiyo Ishida.
Artikel Terkait Lainnya:
Santri Penghalang Polisi Tangkap Mas Bechi di Pesantren Jombang Bisa Dijerat UU TPKS
Saksi mata melaporkan melihat genangan darah. NHK dan Kyodo sama-sama melaporkan, Abe dibawa ke rumah sakit dan tampaknya mengalami ‘henti pernapasan’.
Istilah ini digunakan di Jepang untuk menunjukkan tidak adanya tanda-tanda vital, dan umumnya mendahului pengumuman resmi kematian oleh tim olah TKP.
Pemerintah mengatakan satuan tugas telah dibentuk setelah insiden itu dan juru bicara pemerintah akan memberikan keterangan segera.