spot_img
HeadlinesGelar Pertemuan Tertutup, Ini Hasil Kesepakatan Prabowo-Surya Paloh di Pemilu 2024

Gelar Pertemuan Tertutup, Ini Hasil Kesepakatan Prabowo-Surya Paloh di Pemilu 2024

Must read

Jakarta, Mambruks.com-Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto belum memastikan partainya akan berkoalisi dengan Nasdem di Pilpres 2024 mendatang. Prabowo berdalih, sebagai pemimpin partai, dirinya akan menampung aspirasi dari seluruh kader dalam memutuskan sebuah kebijakan mempersiapkan pesta demokrasi nanti.

“Kan beliau (Surya Paloh) pemimpin partai, saya pemimpin partai. Kita kan enggak bisa tertindak karena kita atur sendiri-sendiri. Kan enggak bisa, beliau punya konstituen, saya punya konstituen. kita kan bertanggung jawab kepada partai kita,” kata Prabowo usai menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh di kantor DPP Nasdem, Nasdem Tower, Menteng, Jakarta, Rabu (1/6).

Pertemuan Prabowo dan Paloh digelar secara tertutup, berlangsung selama 4 jam lebih dari pukul 12.00 WIB hingga berakhir pada pukul 16.30 WIB. Prabowo menegaskan, hasil dari pertemuan tadi menyepakati kalau Gerindra dan Nasdem akan selalu berkomitmen menjaga keutuhan Pancasila.

“Tapi bahwa kita komit apapun terjadi, kita komit bersama-sama menjaga Pancasila, menjaga keutuhan Republik Indonesia, jadi kita tidak hanya untuk pemilu, kita lebih dari itu. Saya kira itu,” ujarnya.

Sementara itu, Surya Paloh mengatakan, kedua parpol menyepakati akan selalu menjaga stabilitas nasional jelang Pemilu 2024 mendatang.

“Antara Gerindra dan Nasdem atau sebaliknya Nasdem dengan Gerindra terjadi kesepakatan, stabilitas nasional harus kita jaga, pemilu kita ajak untuk membangun kesadaran bagaimana kita menghargai budaya politik yang lebih sehat,” tegas Paloh.

Menurut dia, berkompetisi di dalam Pemilu 2024 nanti tak boleh saling menjatuhkan, melainkan harus adu gagasan untuk Indonesia yang lebih baik.

“Mencoba berupaya untuk membangun kesadaran publik, agar politik-politik identitas, politik-politik aliran, politik ajaran dengan kebebasan sosial media yang ada pada saat ini, mudah sekali untuk mencurigai, menghujat, kalau bisa kita alihkan pada pikiran-pikiran yang mengajak, bahwa kita satu bangsa,” ungkap Paloh.

“Inilah sumbangan pemikiran tadi, antara Mas Prabowo dan saya ada kesepakatan. Menghadapi pemilu kita bersama untuk saling menjaga, menghormati, saling mengingatkan kalau ada kekurangan satu sama lain bahkan sesudah pemilu. Dan itu komitmen bagi bersama,” sambung dia.

 

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular