spot_img
EditorialPresdir Freeport Indonesia Wacanakan Perpanjangan Kontrak Setelah 2041

Presdir Freeport Indonesia Wacanakan Perpanjangan Kontrak Setelah 2041

Must read

Jakarta, Mambruks.Com-Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Tony Wenas mewacanakan pentingnya pemerintah Indonesia memikirkan rencana perpanjangan kontrak Freeport setelah habis masa kontrak pada 2041. Hal tersebut sangat penting dibicarakan karena melakukan tambang bawah tanah seperti yang dilakukan Freeport Indonesia sekarang ini membutuhkan waktu persiapan yang cukup panjang dengan nilai investasi yang sangat besar.

“Kalau bicara setelah 2041 menurut saya keputusannya harus segera diambil sekarang, karena pengalaman tambang bawah tanah yang sekarang dilakukan oleh Freeport itu pengembangannya  itu kita mulai bangun 2004 dan baru mulai tambang 2016, jadi butuh waktu 12 tahun dengan nilai investasi kira-kira 8 Miliar Dollar, jadi bukan begitu kita putuskan lalu kita bisa langsung tambang,” ungkap Tony seperti dilansir dari sesi wawancara yang ditayangkan channel Youtube Ferdy Hasiman Official, Senin (12/7).

Baca Juga: Magnet Papua Tengah: Freeport dan Blok Wabu

Menurut Tony, jika pemerintah memiliki rencana jangka Panjang terkait tambang Freeport maka rencana tersebut harus mulai dibicarakan sekarang ini. Lebih dari itu, Tony memastikan bahwa dari sisi sumber daya yang ada, potensi tambang bawah tanah Freeport memiliki cadangan potensi yang luar biasa besar. “kalau kita bicara setelah 2041 itu kan kita ada datanya, potensi sumber daya yang ada di dalamnya masih ada sekitar 2 Miliar Ton Biji,” ungkap Wenas.

Dijelaskan Tony, sampai 2041 PT Freeport Indonesia memiliki cadangan sekitar 1,5 Miliar ton biji dengan komposisi emas, tembaga dan perak. “Nah di dalamnya kan ada tembaga 1 persen, emas 1 gram per ton 1/1juta. Itu total cadangan yang akan ditambang sampai 2041. Kalau setelah 2041, keputusannya memang harus diambil sekarang. Tapi itu urusan pemerintahlah, karena tugas utama saya sekarang bagaimana rencana bisnis Freeport berjalan sampai 2041 nanti,” tukasnya.

Anda dapat membaca berbagai berita-berita teraktual kami di platform Google News.

spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Recent

Popular